Tidak Ada Kemuliaan Intrinsik Pada Konsep “Perjuangan”

In: Hakikat| Imajinasi| Opini| Umum

19 Aug 2009

Menanggapi status seseorang di Facebook, saya menulis ini:

Tidak ada kemuliaan intrinsik pada konsep “perjuangan”. Alam tidak berjuang utk eksis. Matahari tdk “berjuang” utk memberi energi kehidupan. Bulan tdk “berjuang” membagikan keindahan. Bumi tdk “berjuang” menopang kehidupan. Seluruh bintang dan planet tdk “berjuang” pada lintas-edarnya. Malaikat tdk “berjuang” memuliakan Tuhan. Iblis tdk “berjuang” utk menyesatkan manusia. Tuhan tdk “berjuang” utk ada. “Berjuang” terjadi hanya ketika sebuah eksistensi ada dlm disharmoni. Manusia selaras tdk “berjuang”, dia hanya menjadi sepenuhnya diri sendiri.

Terus-terang, terkadang saya suka kaget dengan lontaran ide sendiri;-).

Tetapi memang sudah beberapa lama saya percaya bahwa “being” lebih baik daripada “doing”. “Being” di sini adalah menjadi diri kita sepenuh-penuhnya, dengan pemahaman diri selengkap-lengkapnya, sehingga apa pun yang kita lakukan bukanlah sesuatu yang berat, tapi merupakan suatu pernyataan alamiah kesejatian diri kita yang mengalir apa adanya. Dalam kondisi ini, apa pun yang kita kerjakan, seberat apa pun tantangan yang dihadapi, tidak membuat kita merasa kepayahan dalam “perjuangan”.

Sebaliknya, “perjuangan” dalam diri hanya terjadi ketika kita tidak mampu mengenali dan mewujudkan diri kita yang sesungguhnya, ketika bagian-bagian diri kita dari berbagai aspeknya (lahir, batin, mental, intelektual, spiritual) terpecah-pecah ke dalam berbagai arah.

(to be continued, udah malem banget sih …”

Share on Facebook

Tulisan-tulisan terkait:

  1. Mengatasi Masalah “Access is denied” Pada Saat Menjalankan “services.msc”Solusi masalah "Access is denied" pada saat menjalankan "services.msc"...
  2. Engkau Berasal dari CintaEngkau berasal dari Cinta, tapi engkau lupa. Ketahuilah: tak ada yang perlu engkau lakukan supaya layak Cinta. Engkau hanya perlu...
  3. biarkan kenyataan bicara [Translate] (baru saja menemukan kembali sebuah tulisan saya sendiri di milis – tertanggal 28 juli 2001, lumayan untuk jadi...
  4. Allah Rahman, Allah Rahim, Allahu ya Ghafar ya Nurul Qolbi [Translate] Lagu “Cahaya Hati” dari Opick ini belum pernah gagal membuat mata saya basah setiap kali mendengar “pekikan” kalimat...
  5. Waktu: Satu Ketika yang Abadi [Translate] Ketika kita berpikir atau mengingat tentang masa lalu, yakinkah kita bahwa masa lalu itu ada dan riil? Ingatan...
  6. Dalih-dalih Lemah [Translate] Dalih adalah kebohongan yang kita buat untuk menghindari berhadapan dengan kebenaran yang tak nyaman. Tetapi selama kita masih...
  7. Rahasia Keberlimpahan dan Kekayaan [Translate] Perbedaan antara yang kaya dan yang miskin tidak terletak pada jumlah uang yang mereka miliki, tapi pada cara...
  8. Menyesali Hari EsokPenulis menjelaskan cara visualisasi yang benar, yaitu dengan membayangkan keinginan Anda terjadi di saat ini, alih-alih di masa depan....
  9. Anda Tahu atau Pernah Mimpi Lusid? Cobain deh … [Translate] Saya gak tau persis apa padanan Bahasa Indonesia yang tepat dari “Lucid Dreaming“, so dengan semangat “kebebasan berekspresi...
  10. Menguji Law of Attraction dengan Metoda Ilmiah [Translate] Di Milis Profec (theprofec [at] yahoogroups.com, thread http://finance.groups.yahoo.com/group/TheProfec/message/23896), Pak Susanto Salim mengajukan saran untuk menguji secara ilmiah Law...

Comment Form

About this blog

Exploring the curiousity within.

Teman-teman Facebook

Sudah Menjadi Anggota?
Login
Login Lewat Facebook:
Pengunjung Terakhir
Mari bergabung di ferli.net

Kategori Tulisan

Arsip-arsip