Menanggapi status seseorang di Facebook, saya menulis ini:
Tidak ada kemuliaan intrinsik pada konsep “perjuangan”. Alam tidak berjuang utk eksis. Matahari tdk “berjuang” utk memberi energi kehidupan. Bulan tdk “berjuang” membagikan keindahan. Bumi tdk “berjuang” menopang kehidupan. Seluruh bintang dan planet tdk “berjuang” pada lintas-edarnya. Malaikat tdk “berjuang” memuliakan Tuhan. Iblis tdk “berjuang” utk menyesatkan manusia. Tuhan tdk “berjuang” utk ada. “Berjuang” terjadi hanya ketika sebuah eksistensi ada dlm disharmoni. Manusia selaras tdk “berjuang”, dia hanya menjadi sepenuhnya diri sendiri.
Terus-terang, terkadang saya suka kaget dengan lontaran ide sendiri;-).
Tetapi memang sudah beberapa lama saya percaya bahwa “being” lebih baik daripada “doing”. “Being” di sini adalah menjadi diri kita sepenuh-penuhnya, dengan pemahaman diri selengkap-lengkapnya, sehingga apa pun yang kita lakukan bukanlah sesuatu yang berat, tapi merupakan suatu pernyataan alamiah kesejatian diri kita yang mengalir apa adanya. Dalam kondisi ini, apa pun yang kita kerjakan, seberat apa pun tantangan yang dihadapi, tidak membuat kita merasa kepayahan dalam “perjuangan”.
Sebaliknya, “perjuangan” dalam diri hanya terjadi ketika kita tidak mampu mengenali dan mewujudkan diri kita yang sesungguhnya, ketika bagian-bagian diri kita dari berbagai aspeknya (lahir, batin, mental, intelektual, spiritual) terpecah-pecah ke dalam berbagai arah.
(to be continued, udah malem banget sih …”
Tulisan-tulisan terkait:
- Mengatasi Masalah “Access is denied” Pada Saat Menjalankan “services.msc”Solusi masalah "Access is denied" pada saat menjalankan "services.msc"...
- biarkan kenyataan bicara(baru saja menemukan kembali sebuah tulisan saya sendiri di milis – tertanggal 28 juli 2001, lumayan untuk jadi kenang-kenangan) gini....
- Engkau Berasal dari CintaEngkau berasal dari Cinta, tapi engkau lupa. Ketahuilah: tak ada yang perlu engkau lakukan supaya layak Cinta. Engkau hanya perlu...
- Waktu: Satu Ketika yang AbadiKetika kita berpikir atau mengingat tentang masa lalu, yakinkah kita bahwa masa lalu itu ada dan riil? Ingatan kita tentang...
- Allah Rahman, Allah Rahim, Allahu ya Ghafar ya Nurul QolbiLagu “Cahaya Hati” dari Opick ini belum pernah gagal membuat mata saya basah setiap kali mendengar “pekikan” kalimat ini: Allah...
- Anda Tahu atau Pernah Mimpi Lusid? Cobain deh …Saya gak tau persis apa padanan Bahasa Indonesia yang tepat dari “Lucid Dreaming“, so dengan semangat “kebebasan berekspresi dan mengasimilasi...
- Michael Jackson, Selamat JalanSeperti sahabat sejati, lewat lagu-lagunya Michael pernah menangis, tertawa, atau marah "bersama" saya. Betapa shared moment itu terasa begitu berharga...
- Menyesali Hari EsokPenulis menjelaskan cara visualisasi yang benar, yaitu dengan membayangkan keinginan Anda terjadi di saat ini, alih-alih di masa depan....
- Dalih-dalih LemahDalih adalah kebohongan yang kita buat untuk menghindari berhadapan dengan kebenaran yang tak nyaman. Tetapi selama kita masih mempercayai dalih-dalih...
- Rahasia Keberlimpahan dan KekayaanPerbedaan antara yang kaya dan yang miskin tidak terletak pada jumlah uang yang mereka miliki, tapi pada cara mereka berpikir,...