Posts Tagged ‘Cinta

(1)

tuan presiden indonesia
cinta kami puluhan juta
padamu kami titip asa

engkau cerdas dan simpatik
jutaan pula kami tertarik
pada tawaran cahaya sepercik

maka kami heran
bila kau bersikap enggan
pada tugas yang kau emban

tugasmu hanya satu:
menjaga cinta kami tak beku
dengan sepenuh kekuatanmu

karena bila tidak
kezaliman dibiarkan merebak
kami bisa bergolak

cinta kami besar
bila janji dilanggar
hati kami terbakar

cinta kami puluhan juta
tuan presiden, puluhan juta
cinta dan benci tipis batasnya
bila khianat menusuk cinta
benci kami puluhan juta

(2)

tenangkan kami bahwa “I love US as my second country” sama sekali tak bermakna
kami tahu Ibu Pertiwi sakit hati jika engkau mendua

yakinkan kami sebagai presiden kau paham
engkau bukan pengamat, konsultan, atau awam
hanya bisa “meminta, mengharap” dan lain kata terpendam
sungguh kekuasaan nyata kau genggam
hasil akhirnya tanggung jawabmu seorang

jangan isyaratkan seolah kau biarkan
orang-orangmu menjilat penuh kepuasan
ketika isterimu dijual dan digadang-gadangkan
dalam nepotisme penuh ketelanjangan

tegaskan lagi pada kami
kebijakan negosiasi emas, energi, dan minyak bumi
sungguh buat kesejahteraan negeri
bukan tukar-menukar kekuasaan dan harga diri

sadarilah engkau bukan pemimpin
kamilah, rakyatmu, sang pemimpin
engkau hanyalah kepala pembantu rumah tangga negeri
digaji dengan perasan keringat dan air mata kami

tuan presiden, tunduklah kepada kami
bukan tunduk kepada majikan di luar negeri
penekan agenda penjajahan dan terorisasi
atas anak bangsa dan agamamu sendiri

Engkau berasal dari Cinta, tapi engkau lupa. Ketahuilah: tak ada yang perlu engkau lakukan supaya layak Cinta. Engkau hanya perlu mengingat siapa dirimu. Engkau adalah anak rambut kesadaran Sang Muasal, sebuah pernyataan kesadaran dan energi. Engkau adalah wujud Cinta. Engkau adalah penjelajah, saat ini di sini, kemudian kembali pada Sang Muasal.

Jika engkau merasa lepas dari Sang Muasal, itu hanya persepsimu, karena Sang Muasal tak pernah lepas darimu. Tak ada yang dapat kau lakukan yang menyebabkan Sang Muasal berputus darimu. Mustahil. Pengampunan, pengertian, belas kasih adalah milikmu. Selalu. Tak ingatkah kau akan kebenaran ini?

Jangan hakimi dirimu. Jangan takut kehilangan Cinta. Mustahil bagimu terputuskan dari Cinta. Engkau hidup dalam ilusi bahwa engkau mesti berbuat sesuatu agar memperoleh Cinta. Tak ada gunung untuk didaki. Tak ada tujuan yang harus dicapai. Tak ada ijin yang harus kau cari. Engkau hanya perlu ingat bahwa kau dicintai.

Ketika engkau ingat bahwa engkau dicintai, bantulah orang lain mengingat ini juga. Bantulah yang lain melihat hubungan bersama engkau semua. Tak ada di antara engkau yang terpisah dari yang lain. Engkau adalah Satu. Tak usah berebut posisi. Jangan merendahkan orang lain. Jangan melukai hubungan orang lain dengan Sang Muasal.

Sobeklah selubung dan lihat apa yang ada di balik ilusi. Engkau hanya perlu menjadi. Engkau hanya perlu ingat Cinta. Rasakan keterhubungan itu dalam hati dan jiwamu.

Bertindaklah dari Cinta dan engkau bertindak selaras dengan Semesta. Di mana ada Cinta, engkau akan menampak Sang Muasal. Bertindaklah dari rasa takut dan engkau akan terputus dari Sang Muasal; engkau akan tersesat menjauh ke dalam ilusi. Jangan menyerah pada rasa takut. Bergabunglah kembali dengan kebenaran Cinta. Bergabunglah kembali dengan Sang Muasal.

Semangatlah. Engkau tak pernah sendiri. Engkau selalu bisa mengambil manfaat Cinta Semesta. Biarkan ia memenuhi jiwamu. Biarkan ia mendorongmu pada kedamaian. Jangan berjuang melawan arus. Jangan berjuang sama sekali. Pasrahlah pada Cinta.

Engkau dicintai. Selalu. Tak bisa selain itu. Ingatkah engkau? Telusurilah perasaanmu dan engkau akan temukan Kebenaran. Hargailah perasaan itu. Hargailah Kebenaran. Bersatulah dengan Cinta.

Engkau selalu layak Cinta.

(adaptasi dari: http://www.erinpavlina.com/blog/2009/10/you-are-worthy-of-love/)


About this blog

Exploring the curiousity within.

Dapatkan Tulisan dan Perangkat Lunak Terbaru

Isilah form di bawah untuk berlangganan blog ini dan saya akan mengabari Anda setiap kali ada tulisan atau perangkat lunak gratis baru, seperti Glosarium dan Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Zero spam tolerance.

Teman-teman Facebook

Sudah Menjadi Anggota?
Login
Login Lewat Facebook:
Pengunjung Terakhir
Mari bergabung di ferli.net

Kategori Tulisan

Arsip-arsip