<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ferli.net &#187; Metoda Ilmiah</title>
	<atom:link href="http://ferli.net/category/metoda-ilmiah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ferli.net</link>
	<description>the curiousity within</description>
	<lastBuildDate>Sun, 06 Jun 2010 10:39:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Menguji Law of Attraction dengan Metoda Ilmiah</title>
		<link>http://ferli.net/menguji-law-of-attraction-dengan-metoda-ilmiah</link>
		<comments>http://ferli.net/menguji-law-of-attraction-dengan-metoda-ilmiah#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Feb 2008 17:53:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ferli Deni Iskandar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[Law of Attraction]]></category>
		<category><![CDATA[Metoda Ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pengujian]]></category>
		<category><![CDATA[Scientific Method]]></category>
		<category><![CDATA[Testing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ferli.net/2008/02/09/menguji-law-of-attraction-dengan-metoda-ilmiah/</guid>
		<description><![CDATA[Di Milis Profec (theprofec [at] yahoogroups.com, thread http://finance.groups.yahoo.com/group/TheProfec/message/23896), Pak Susanto Salim mengajukan saran untuk menguji secara ilmiah Law of Attraction sebagai berikut: &#8220;Sebenarnya tidak rumit jika kita memang ingin menguji teori motivasi ala LOA. Cukup kumpulkan pakar LOA, minta mereka bikin metode pelatihan dan definisi yang jelas, terus bikin dua grup yang dipilih secara acak. [...]


Tulisan-tulisan terkait:<ol><li><a href='http://ferli.net/penjelasan-tak-terlalu-ilmiah-tentang-law-of-attraction' rel='bookmark' title='Permanent Link: Penjelasan (Tak Terlalu) Ilmiah tentang Law of Attraction'>Penjelasan (Tak Terlalu) Ilmiah tentang Law of Attraction</a> <small>Apakah ada sesuatu yang bisa kita pelajari dari kontroversi ilmiah (atau tak imiah) tentang Law of Attraction? LoA menjadi topik...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/kemalasan-adalah-penggerak-segala-kemajuan' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kemalasan Adalah Penggerak Segala Kemajuan'>Kemalasan Adalah Penggerak Segala Kemajuan</a> <small>Ada satu slogan unik yang masih terngiang-ngiang: &#8220;Lazyness drives all progress in the world&#8220;, alias &#8220;Kemalasan adalah penggerak segala kemajuan...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/waktu-satu-ketika-yang-abadi' rel='bookmark' title='Permanent Link: Waktu: Satu Ketika yang Abadi'>Waktu: Satu Ketika yang Abadi</a> <small>Ketika kita berpikir atau mengingat tentang masa lalu, yakinkah kita bahwa masa lalu itu ada dan riil? Ingatan kita tentang...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/biarkan-kenyataan-bicara' rel='bookmark' title='Permanent Link: biarkan kenyataan bicara'>biarkan kenyataan bicara</a> <small>(baru saja menemukan kembali sebuah tulisan saya sendiri di milis &#8211; tertanggal 28 juli 2001, lumayan untuk jadi kenang-kenangan) gini....</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/tidak-ada-kemuliaan-intrinsik-pada-konsep-perjuangan' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tidak Ada Kemuliaan Intrinsik Pada Konsep &#8220;Perjuangan&#8221;'>Tidak Ada Kemuliaan Intrinsik Pada Konsep &#8220;Perjuangan&#8221;</a> <small>Menanggapi status seseorang di Facebook, saya menulis ini: Tidak ada kemuliaan intrinsik pada konsep &#8220;perjuangan&#8221;. Alam tidak berjuang utk eksis....</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/dalih-dalih-lemah' rel='bookmark' title='Permanent Link: Dalih-dalih Lemah'>Dalih-dalih Lemah</a> <small>Dalih adalah kebohongan yang kita buat untuk menghindari berhadapan dengan kebenaran yang tak nyaman. Tetapi selama kita masih mempercayai dalih-dalih...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/anda-tahu-atau-pernah-mimpi-lusid-cobain-deh' rel='bookmark' title='Permanent Link: Anda Tahu atau Pernah Mimpi Lusid? Cobain deh &#8230;'>Anda Tahu atau Pernah Mimpi Lusid? Cobain deh &#8230;</a> <small>Saya gak tau persis apa padanan Bahasa Indonesia yang tepat dari &#8220;Lucid Dreaming&#8220;, so dengan semangat &#8220;kebebasan berekspresi dan mengasimilasi...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/engkau-berasal-dari-cinta' rel='bookmark' title='Permanent Link: Engkau Berasal dari Cinta'>Engkau Berasal dari Cinta</a> <small>Engkau berasal dari Cinta, tapi engkau lupa. Ketahuilah: tak ada yang perlu engkau lakukan supaya layak Cinta. Engkau hanya perlu...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/rahasia-keberlimpahan-dan-kekayaan' rel='bookmark' title='Permanent Link: Rahasia Keberlimpahan dan Kekayaan'>Rahasia Keberlimpahan dan Kekayaan</a> <small>Perbedaan antara yang kaya dan yang miskin tidak terletak pada jumlah uang yang mereka miliki, tapi pada cara mereka berpikir,...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/fitri' rel='bookmark' title='Permanent Link: FITRI'>FITRI</a> <small>Karena perdebatan mengenai &#8220;golongan kafir&#8221; tak juga berkesudahan melalui waktu yang panjang, maka kelompok Remaja Masjid itu akhirnya mengundang seorang...</small></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di Milis Profec (theprofec [at] yahoogroups.com, <em>thread</em> http://finance.groups.yahoo.com/group/TheProfec/message/23896), Pak Susanto Salim mengajukan saran untuk menguji secara ilmiah <em>Law of Attraction</em> sebagai berikut:</p>
<p><em>&#8220;Sebenarnya tidak rumit jika kita memang ingin menguji teori motivasi ala LOA. Cukup kumpulkan pakar LOA, minta mereka bikin metode pelatihan dan definisi yang jelas, terus bikin dua grup yang dipilih secara acak. Kelompok satu adalah yang mendapat teori dan mempraktekan LOA dan kelompok dua adalah kelompok kontrol (dalam arti menjalani hidup seperti biasa, tidak mendapat training LOA). Kemudian buat seperangkat parameter yang bisa diukur untuk menunjukkan kelompok mana yang lebih oke seiring dengan berjalannya waktu.</em></p>
<p><em>Jika sesuatu tidak bisa diukur atau diteliti dampaknya, bagaimana kita tahu bahwa sesuatu itu benar2 bekerja/membawa hasil? Dan kalau definisinya aja beda antara orang yang satu dengan yang lain, bagaimana bisa diukur?</em></p>
<p><em>btw, dalam film the secret salah satu guru mengatakan bahwa LOA itu kayak hukum gravitasi, dalam arti kalau pun Anda tidak percaya si hukum akan tetap bekerja. Seperti gravitasi, meski Anda gak percaya adanya gravitasi, tetap wae Anda akan jatuh ke bawah (terikat hukum gravitasi).&#8221;<br />
</em></p>
<p>Pendapat saya, menguji kesahihan LoA menggunakan metoda <span style="font-style: italic">scientific control</span> seperti yang dianjurkan di atas, saya kuatir, tidaklah sesederhana yang kita bayangkan &#8230;</p>
<p><span style="font-weight: bold">Kesulitan Pertama: LoA Tidak Bisa &#8220;Dilatihkan&#8221;</span><br style="font-weight: bold" /><br />
LoA menurut saya bukanlah suatu teori motivasi yang bisa dilatihkan dan dipraktekkan, tapi lebih merupakan (bagian dari) suatu sistem kepercayaan atau sistem kesadaran.</p>
<p>Mengapa? Karena kita bisa saja mengetahui dan terampil tentang LoA (keadaan di tingkat intelektual), tapi sambil tetap tidak percaya (keadaan di tingkat emosional-spiritual). Bisa juga sebaliknya: kita tidak mengenal apa itu LoA tapi sesungguhnya sistem kepercayaan kita sehari-hari sudah secara otomatis menerapkan LoA.</p>
<p>Untuk menggunakan LoA, pendukung terpentingnya bukanlah &#8220;pengetahuan&#8221; atau &#8220;keterampilan&#8221; tentang LoA, tapi &#8220;niat&#8221; atau &#8220;keputusan&#8221; untuk percaya tentang pola kesadaran LoA (atau apa pun namanya).</p>
<p>Secara singkat, LoA adalah fenomena kesadaran kepercayaan, bukan pengetahuan.</p>
<p><span style="font-weight: bold">Kesulitan Kedua: &#8220;Penerapan LoA&#8221; Tidak Bisa Diamati dari Luar</span></p>
<p>Kepercayaan pada LoA adalah keadaan yang terjadi dalam kesadaran kita. Siapakah yang bisa mengamati keadaan kesadaran kita yang sesungguhnya, selain kesadaran kita sendiri?</p>
<p>Katakanlah Kelompok A adalah kelompok yang &#8220;dilatihkan&#8221; LoA <span style="font-style: italic">(treatment group) </span>dan Kelompok B adalah kelompok yang &#8220;tidak dilatihkan&#8221; LoA <span style="font-style: italic">(control group)</span>, pertanyaannya: bagaimana kita mengamati keadaan kesadaran Kelompok A dan Kelompok B? Yang bisa kita amati hanyalah ucapan dan tindakan mereka, tapi ucapan dan tindakan belum tentu konsisten, bahkan bisa jadi bertentangan dengan kepercayaan terdalam yang ada di kesadaran mereka.</p>
<p>Di sini kita menghadapi kesulitan mengamati atau mengukur kesadaran, karena satu-satunya alat ukur atau alat pengamatan untuk kesadaran, adalah kesadaran itu sendiri.</p>
<p>Mengamati kesadaran dengan kesadaran, adalah sama seperti halnya mengamati energi dengan energi, atau mengamati materi dengan materi. Hal itu bisa dilakukan, tapi tidak bisa tanpa adanya disturbansi atau gangguan pada sasaran atau objek pengamatan, yang akhirnya membuat hasil pengamatan kita juga tidak sahih (<span style="font-style: italic">corrupted</span>).</p>
<p>Bayangkanlah komplikasinya mengamati api <strong>hanya </strong>dengan api sendiri sebagai alat ukur, atau mengamati batu <strong>hanya </strong>menggunakan batu (perhatikan, &#8220;hanya&#8221; di situ artinya betul-betul &#8220;hanya&#8221;, artinya lagi, tidak ada alat pengamatan lain yang digunakan, bahkan tidak juga panca indra kita).</p>
<p>Begitu jugalah komplikasinya kalau kita mau mengamati kesadaran, karena satu-satunya alat pengamatan kita untuk kesadaran adalah kesadaran itu sendiri.</p>
<p>Pertanyaan Pak Susanto Salim: <em>&#8220;Jika sesuatu tidak bisa diukur atau diteliti dampaknya, bagaimana kita tahu bahwa sesuatu itu benar2 bekerja/membawa hasil? Dan kalau definisinya aja beda antara orang yang satu dengan yang lain, bagaimana bisa diukur?&#8221;</em></p>
<p>Tanggapan saya: &#8220;Apakah kita bisa mengamati atau mengukur kesadaran kita secara objektif? Kalau iya, bagaimanakah caranya (sains dewasa ini hanya mampu mengamati sinyal otak, bukan mengamati kesadaran)? Kalau tidak, mengapa tetap saja kesadaran ini ada dan bekerja? Apakah ada definisi objektif tentang &#8216;kesadaran&#8217; yang lepas dari kesadaran itu sendiri?&#8221;<br />
<span style="font-weight: bold"></span><br />
Pernyataan Pak Susanto Salim: <em>&#8220;Dalam film The Secret salah satu guru mengatakan bahwa LoA itu kayak hukum gravitasi, dalam arti kalau pun Anda tidak percaya si hukum akan tetap bekerja. Seperti gravitasi, meski Anda gak percaya adanya gravitasi, tetap wae Anda akan jatuh ke bawah (terikat hukum gravitasi)&#8221;</em>.</p>
<p>Tanggapan saya: &#8220;Meski kita tidak percaya LoA, LoA tetap bekerja. Sungguh. Katakanlah kita tidak percaya bahwa pikiran dan keyakinan kita tidak akan menjadi kenyataan, maka ketika pikiran dan keyakinan kita itu tidak menjadi kenyataan, itu adalah bukti bahwa LoA bekerja: bahwa apa pun yang kita percayai akan menjadi kenyataan, <em><strong>termasuk kepercayaan akan ketidakpercayaan terhadap LoA</strong></em>.&#8221;</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://ferli.net/menguji-law-of-attraction-dengan-metoda-ilmiah" /></p>

<p>Tulisan-tulisan terkait:<ol><li><a href='http://ferli.net/penjelasan-tak-terlalu-ilmiah-tentang-law-of-attraction' rel='bookmark' title='Permanent Link: Penjelasan (Tak Terlalu) Ilmiah tentang Law of Attraction'>Penjelasan (Tak Terlalu) Ilmiah tentang Law of Attraction</a> <small>Apakah ada sesuatu yang bisa kita pelajari dari kontroversi ilmiah (atau tak imiah) tentang Law of Attraction? LoA menjadi topik...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/kemalasan-adalah-penggerak-segala-kemajuan' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kemalasan Adalah Penggerak Segala Kemajuan'>Kemalasan Adalah Penggerak Segala Kemajuan</a> <small>Ada satu slogan unik yang masih terngiang-ngiang: &#8220;Lazyness drives all progress in the world&#8220;, alias &#8220;Kemalasan adalah penggerak segala kemajuan...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/waktu-satu-ketika-yang-abadi' rel='bookmark' title='Permanent Link: Waktu: Satu Ketika yang Abadi'>Waktu: Satu Ketika yang Abadi</a> <small>Ketika kita berpikir atau mengingat tentang masa lalu, yakinkah kita bahwa masa lalu itu ada dan riil? Ingatan kita tentang...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/biarkan-kenyataan-bicara' rel='bookmark' title='Permanent Link: biarkan kenyataan bicara'>biarkan kenyataan bicara</a> <small>(baru saja menemukan kembali sebuah tulisan saya sendiri di milis &#8211; tertanggal 28 juli 2001, lumayan untuk jadi kenang-kenangan) gini....</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/tidak-ada-kemuliaan-intrinsik-pada-konsep-perjuangan' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tidak Ada Kemuliaan Intrinsik Pada Konsep &#8220;Perjuangan&#8221;'>Tidak Ada Kemuliaan Intrinsik Pada Konsep &#8220;Perjuangan&#8221;</a> <small>Menanggapi status seseorang di Facebook, saya menulis ini: Tidak ada kemuliaan intrinsik pada konsep &#8220;perjuangan&#8221;. Alam tidak berjuang utk eksis....</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/dalih-dalih-lemah' rel='bookmark' title='Permanent Link: Dalih-dalih Lemah'>Dalih-dalih Lemah</a> <small>Dalih adalah kebohongan yang kita buat untuk menghindari berhadapan dengan kebenaran yang tak nyaman. Tetapi selama kita masih mempercayai dalih-dalih...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/anda-tahu-atau-pernah-mimpi-lusid-cobain-deh' rel='bookmark' title='Permanent Link: Anda Tahu atau Pernah Mimpi Lusid? Cobain deh &#8230;'>Anda Tahu atau Pernah Mimpi Lusid? Cobain deh &#8230;</a> <small>Saya gak tau persis apa padanan Bahasa Indonesia yang tepat dari &#8220;Lucid Dreaming&#8220;, so dengan semangat &#8220;kebebasan berekspresi dan mengasimilasi...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/engkau-berasal-dari-cinta' rel='bookmark' title='Permanent Link: Engkau Berasal dari Cinta'>Engkau Berasal dari Cinta</a> <small>Engkau berasal dari Cinta, tapi engkau lupa. Ketahuilah: tak ada yang perlu engkau lakukan supaya layak Cinta. Engkau hanya perlu...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/rahasia-keberlimpahan-dan-kekayaan' rel='bookmark' title='Permanent Link: Rahasia Keberlimpahan dan Kekayaan'>Rahasia Keberlimpahan dan Kekayaan</a> <small>Perbedaan antara yang kaya dan yang miskin tidak terletak pada jumlah uang yang mereka miliki, tapi pada cara mereka berpikir,...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/fitri' rel='bookmark' title='Permanent Link: FITRI'>FITRI</a> <small>Karena perdebatan mengenai &#8220;golongan kafir&#8221; tak juga berkesudahan melalui waktu yang panjang, maka kelompok Remaja Masjid itu akhirnya mengundang seorang...</small></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ferli.net/menguji-law-of-attraction-dengan-metoda-ilmiah/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penjelasan (Tak Terlalu) Ilmiah tentang Law of Attraction</title>
		<link>http://ferli.net/penjelasan-tak-terlalu-ilmiah-tentang-law-of-attraction</link>
		<comments>http://ferli.net/penjelasan-tak-terlalu-ilmiah-tentang-law-of-attraction#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Feb 2008 09:04:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ferli Deni Iskandar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[Law of Attraction]]></category>
		<category><![CDATA[Metoda Ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ferli.net/2008/02/06/penjelasan-tak-terlalu-ilmiah-tentang-law-of-attraction/</guid>
		<description><![CDATA[Apakah ada sesuatu yang bisa kita pelajari dari kontroversi ilmiah (atau tak imiah) tentang Law of Attraction? LoA menjadi topik yang hangat sejak video The Secret populer, salah satunya karena ditayangkan dalam Oprah Winfrey Show. Apakah LoA? Bagi yang belum tahu, LoA sederhananya adalah hukum yang menyatakan bahwa &#8220;Apa pun yang kita pikirkan dan percayai [...]


Tulisan-tulisan terkait:<ol><li><a href='http://ferli.net/menguji-law-of-attraction-dengan-metoda-ilmiah' rel='bookmark' title='Permanent Link: Menguji Law of Attraction dengan Metoda Ilmiah'>Menguji Law of Attraction dengan Metoda Ilmiah</a> <small>Di Milis Profec (theprofec [at] yahoogroups.com, thread http://finance.groups.yahoo.com/group/TheProfec/message/23896), Pak Susanto Salim mengajukan saran untuk menguji secara ilmiah Law of Attraction...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/penjelasan-sederhana-statistical-machine-translation' rel='bookmark' title='Permanent Link: Penjelasan Sederhana &#8220;Statistical Machine Translation&#8221;'>Penjelasan Sederhana &#8220;Statistical Machine Translation&#8221;</a> <small>Penjelasan tentang Statistical Machine Translation dengan cara informal sehingga diharapkan lebih mudah dimengerti, terutama untuk paraprogramer yang lebih menyukai penjelasan...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/mimpi-dalam-mimpi-tentang-mimpi-2' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mimpi. Dalam Mimpi. Tentang Mimpi.'>Mimpi. Dalam Mimpi. Tentang Mimpi.</a> <small>Terbangunkan oleh berisik di luar. Gonggong anjing-anjing di bawah yang mengancam seekor kucing yang sedang tenang berjalan. Aku tidur di...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/mimpi-dalam-mimpi-tentang-mimpi' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mimpi. Dalam Mimpi. Tentang Mimpi.'>Mimpi. Dalam Mimpi. Tentang Mimpi.</a> <small>Terbangunkan oleh berisik di luar. Gonggong anjing-anjing di bawah yang mengancam seekor kucing yang sedang tenang berjalan. Aku tidur di...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/waktu-satu-ketika-yang-abadi' rel='bookmark' title='Permanent Link: Waktu: Satu Ketika yang Abadi'>Waktu: Satu Ketika yang Abadi</a> <small>Ketika kita berpikir atau mengingat tentang masa lalu, yakinkah kita bahwa masa lalu itu ada dan riil? Ingatan kita tentang...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/dalih-dalih-lemah' rel='bookmark' title='Permanent Link: Dalih-dalih Lemah'>Dalih-dalih Lemah</a> <small>Dalih adalah kebohongan yang kita buat untuk menghindari berhadapan dengan kebenaran yang tak nyaman. Tetapi selama kita masih mempercayai dalih-dalih...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/tidak-ada-kemuliaan-intrinsik-pada-konsep-perjuangan' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tidak Ada Kemuliaan Intrinsik Pada Konsep &#8220;Perjuangan&#8221;'>Tidak Ada Kemuliaan Intrinsik Pada Konsep &#8220;Perjuangan&#8221;</a> <small>Menanggapi status seseorang di Facebook, saya menulis ini: Tidak ada kemuliaan intrinsik pada konsep &#8220;perjuangan&#8221;. Alam tidak berjuang utk eksis....</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/rahasia-keberlimpahan-dan-kekayaan' rel='bookmark' title='Permanent Link: Rahasia Keberlimpahan dan Kekayaan'>Rahasia Keberlimpahan dan Kekayaan</a> <small>Perbedaan antara yang kaya dan yang miskin tidak terletak pada jumlah uang yang mereka miliki, tapi pada cara mereka berpikir,...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/anda-tahu-atau-pernah-mimpi-lusid-cobain-deh' rel='bookmark' title='Permanent Link: Anda Tahu atau Pernah Mimpi Lusid? Cobain deh &#8230;'>Anda Tahu atau Pernah Mimpi Lusid? Cobain deh &#8230;</a> <small>Saya gak tau persis apa padanan Bahasa Indonesia yang tepat dari &#8220;Lucid Dreaming&#8220;, so dengan semangat &#8220;kebebasan berekspresi dan mengasimilasi...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/pecah-puisi' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pecah &#8211; Puisi'>Pecah &#8211; Puisi</a> <small>Pecah bila batuku bertemu gelapmu kenangan cuma cacah harapan tinggal resah maka mari! kita nikmati pilinan ini biar tarikan dan...</small></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah ada sesuatu yang bisa kita pelajari dari kontroversi ilmiah (atau tak imiah) tentang Law of Attraction? LoA menjadi topik yang hangat sejak video <a href="http://thesecret.tv" title="The Secret">The Secret</a> populer, salah satunya karena ditayangkan dalam Oprah Winfrey Show.</p>
<p>Apakah LoA? Bagi yang belum tahu, LoA sederhananya adalah hukum yang menyatakan bahwa &#8220;Apa pun yang kita pikirkan dan percayai secara konsisten, pada akhirnya akan menjadi kenyataan.&#8221;</p>
<p>Sederhana bukan? Bagi sementara orang, pernyataan ini secara intuitif sudah terasa benar. Bagi sebagian orang lain, pernyataan ini ditatap dengan pandangan penuh kesangsian.</p>
<p>Sementara, Metoda ilmiah adalah suatu metoda penjelasan yang secara sederhana mencakup langkah-langkah berikut: pengamatan,  pembuatan hipotesis, pengujian hiptesis, pembuatan kesimpulan, pembuatan prediksi, dan kembali ke langkah pengamatan untuk menguji prediksi tersebut.</p>
<p>Ada harapan, bahwa dengan Metoda Ilmiah, maka kita bisa mencapai kesimpulan tunggal tentang benar atau tidaknya LoA.</p>
<p><strong>Tetapi, </strong><strong>Apakah Metoda Ilmiah itu Akurat? </strong></p>
<p>Jika ilmu memiliki tujuan mempelajari kenyataan, apakah Metoda Ilmiah dengan langkah-langkah di atas memungkinkan kita untuk mempelajari kenyataan secara akurat?</p>
<p>Sayangnya: tidak. Metoda Ilmiah memiliki asumsi dan batasan bahwa yang ia pelajari adalah kenyataan objektif. Kenyataan objektif adalah sejenis kenyataan yang keberadaan dan kelangsungannya tidak tergantung kepada pengamat. Pengamat dan objek pengamatan harus selalu terpisah, karena jika tidak, maka hasil pengamatannya menjadi tidak sahih lagi. Itulah sebabnya salah satu tolok ukur dalam Metoda Ilmiah adalah hasil pengamatan dan pengujian harus selalu bisa diulang, selalu bisa diperlihatkan kembali, oleh siapa pun yang melakukan pengkajian ilmiah tersebut.</p>
<p>Kembali lagi: apakah Metoda Ilmiah memungkinkan kita untuk mempelajari kenyataan secara akurat? Saya tegaskan lagi, tidak: Metoda Ilmiah hanya akurat apabila yang kita pelajari adalah Kenyataan Objektif.</p>
<p>Sementara, ada yang lain di luar wilayah Kenyataan Objektif.</p>
<p><strong>Kenyataan Subjektif</strong></p>
<p>Apabila ada Kenyataan Objektif, maka tentunya harus ada Kenyataan Subjektif, bukan? Kedengarannya kontradiktif, tapi apabila seseorang hanya percaya pada Kenyataan Objektif, maka artinya ia harus memutuskan bahwa pikiran-pikirannya &#8220;tidak ada&#8221;, karena pikiran pada dasarnya adalah Kenyataan Subjektif, yakni kenyataan yang tidak bisa dilepaskan dari si pengamat.</p>
<p>Pikiran, pada dasarnya adalah salah satu alat bantu pengamatan, persis seperti halnya mikroskop atau kacamata, hanya saja ia &#8220;tertanam lebih dalam&#8221; di kepala kita. Cara berpikir saya berbeda dengan cara berpikir Anda, bukan? Dengan demikian, kita memiliki alat bantu pengamatan yang berbeda juga.</p>
<p>Seperti halnya apabila saya memakai kacamata biru, dan Anda memakai kacamata merah. Apabila saya setiap saat selalu mengenakan kacamata biru, maka kesimpulan pengamatan saya adalah: &#8220;Semua di dunia ini berwarna biru.&#8221; Tetapi tentu saja ini akan bertentangan dengan hasil pengamatan Anda yang menyatakan bahwa: &#8220;Semua di dunia ini berwarna merah.&#8221;.</p>
<p>Cara berpikir kita, pada dasarnya sama dengan &#8220;kacamata berwarna&#8221; yang tertanam dalam kepala kita. Dua orang yang tidak menyadari bahwa masing-masing memakai alatbantu yang mempengaruhi hasil pengamatan mereka, memiliki potensi untuk bertengkar tidak berkesudahan tanpa ada kesepakatan apa pun.</p>
<p>Sama, seperti halnya mereka yang tidak percaya pada LoA dan menyatakan bahwa LoA tidak efektif, tidak berhasil. Hal itu benar.</p>
<p>Tetapi bila ada yang sepenuh hati percaya pada LoA dan menyatakan bahwa LoA efektif dan berhasil, maka hal itu juga benar.</p>
<p>Atau mereka yang baru pada tahap &#8220;ingin percaya&#8221; tapi sesungguhnya &#8220;belum percaya&#8221; pada LoA, masih ada pertentangan kepercayaan dalam diri, masih ada proses sabotasi-diri, sehingga mereka bisa sampai pada kesimpulan bahwa LoA tidak efektif. Mereka juga benar.</p>
<p>Tetapi satu hal: dalam berbagai kasus di atas, ada hal yang konsisten, yakni bahwa LoA tidak melanggar hukumnya sendiri. Tidak ada kontradiksi-diri dalam pernyataan hukum di atas.</p>
<p><strong>Jadi, Bagaimanakah Cara Menguji Kebenaran <em>Law of Attraction</em>?</strong></p>
<p>Meski LoA berada di luar wilayah Kenyataan Objektif sehingga tidak bisa kita terapkan Metoda Ilmiah untuknya, masih ada metoda lain yang bisa kita gunakan.</p>
<p>Yaitu metoda eksperensial, atau metoda pengalaman dan penghayatan.</p>
<p>Lepaskanlah &#8220;kacamatan merah&#8221; Anda (ketakpercayaan pada LoA), dan cobalah kenakan &#8220;kacamata biru&#8221; (kepercayaan pada LoA). Kenakanlah dengan sungguh-sungguh, dengan sepenuh hati.</p>
<p>Amatilah dengan seksama apa yang menjadi berbeda setelah &#8220;kacamata biru&#8221; Anda kenakan. Apakah hidup kita terasa lebih bisa dinikmati? Apakah kita lebih bisa mengendalikan pikiran dan emosi kita ke arah yang kita inginkan? Apakah kita mulai bisa melihat bahwa sebagian besar kendali hidup kita ada di tangan kita?</p>
<p>Apabila jawaban dari pertanyaan-pertanyaan di atas adalah &#8220;Ya&#8221;, maka selamat. Silakan Anda pilih, apakah akan kembali mengenakan &#8220;kacamata merah&#8221; atau tetap mengenakan &#8220;kacamata biru&#8221;.</p>
<p>Apabila jawaban dari pertanyaan-pertanyaan di atas adalah &#8220;Tidak&#8221;, maka selamat juga: Silakan Anda pilih, apakah akan kembali mengenakan &#8220;kacamata merah&#8221; atau tetap mengenakan &#8220;kacamata biru&#8221;.</p>
<p>Karena pada akhirnya, semua adalah masalah pilihan.</p>
<p>Kalau saya, saya akan memilih kepercayaan yang memberdayakan, bukan yang membatasi.</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://ferli.net/penjelasan-tak-terlalu-ilmiah-tentang-law-of-attraction" /></p>

<p>Tulisan-tulisan terkait:<ol><li><a href='http://ferli.net/menguji-law-of-attraction-dengan-metoda-ilmiah' rel='bookmark' title='Permanent Link: Menguji Law of Attraction dengan Metoda Ilmiah'>Menguji Law of Attraction dengan Metoda Ilmiah</a> <small>Di Milis Profec (theprofec [at] yahoogroups.com, thread http://finance.groups.yahoo.com/group/TheProfec/message/23896), Pak Susanto Salim mengajukan saran untuk menguji secara ilmiah Law of Attraction...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/penjelasan-sederhana-statistical-machine-translation' rel='bookmark' title='Permanent Link: Penjelasan Sederhana &#8220;Statistical Machine Translation&#8221;'>Penjelasan Sederhana &#8220;Statistical Machine Translation&#8221;</a> <small>Penjelasan tentang Statistical Machine Translation dengan cara informal sehingga diharapkan lebih mudah dimengerti, terutama untuk paraprogramer yang lebih menyukai penjelasan...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/mimpi-dalam-mimpi-tentang-mimpi-2' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mimpi. Dalam Mimpi. Tentang Mimpi.'>Mimpi. Dalam Mimpi. Tentang Mimpi.</a> <small>Terbangunkan oleh berisik di luar. Gonggong anjing-anjing di bawah yang mengancam seekor kucing yang sedang tenang berjalan. Aku tidur di...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/mimpi-dalam-mimpi-tentang-mimpi' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mimpi. Dalam Mimpi. Tentang Mimpi.'>Mimpi. Dalam Mimpi. Tentang Mimpi.</a> <small>Terbangunkan oleh berisik di luar. Gonggong anjing-anjing di bawah yang mengancam seekor kucing yang sedang tenang berjalan. Aku tidur di...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/waktu-satu-ketika-yang-abadi' rel='bookmark' title='Permanent Link: Waktu: Satu Ketika yang Abadi'>Waktu: Satu Ketika yang Abadi</a> <small>Ketika kita berpikir atau mengingat tentang masa lalu, yakinkah kita bahwa masa lalu itu ada dan riil? Ingatan kita tentang...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/dalih-dalih-lemah' rel='bookmark' title='Permanent Link: Dalih-dalih Lemah'>Dalih-dalih Lemah</a> <small>Dalih adalah kebohongan yang kita buat untuk menghindari berhadapan dengan kebenaran yang tak nyaman. Tetapi selama kita masih mempercayai dalih-dalih...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/tidak-ada-kemuliaan-intrinsik-pada-konsep-perjuangan' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tidak Ada Kemuliaan Intrinsik Pada Konsep &#8220;Perjuangan&#8221;'>Tidak Ada Kemuliaan Intrinsik Pada Konsep &#8220;Perjuangan&#8221;</a> <small>Menanggapi status seseorang di Facebook, saya menulis ini: Tidak ada kemuliaan intrinsik pada konsep &#8220;perjuangan&#8221;. Alam tidak berjuang utk eksis....</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/rahasia-keberlimpahan-dan-kekayaan' rel='bookmark' title='Permanent Link: Rahasia Keberlimpahan dan Kekayaan'>Rahasia Keberlimpahan dan Kekayaan</a> <small>Perbedaan antara yang kaya dan yang miskin tidak terletak pada jumlah uang yang mereka miliki, tapi pada cara mereka berpikir,...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/anda-tahu-atau-pernah-mimpi-lusid-cobain-deh' rel='bookmark' title='Permanent Link: Anda Tahu atau Pernah Mimpi Lusid? Cobain deh &#8230;'>Anda Tahu atau Pernah Mimpi Lusid? Cobain deh &#8230;</a> <small>Saya gak tau persis apa padanan Bahasa Indonesia yang tepat dari &#8220;Lucid Dreaming&#8220;, so dengan semangat &#8220;kebebasan berekspresi dan mengasimilasi...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/pecah-puisi' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pecah &#8211; Puisi'>Pecah &#8211; Puisi</a> <small>Pecah bila batuku bertemu gelapmu kenangan cuma cacah harapan tinggal resah maka mari! kita nikmati pilinan ini biar tarikan dan...</small></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ferli.net/penjelasan-tak-terlalu-ilmiah-tentang-law-of-attraction/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
