<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ferli.net &#187; Law of Attraction</title>
	<atom:link href="http://ferli.net/category/law-of-attraction/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ferli.net</link>
	<description>the curiousity within</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Jan 2012 09:41:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Rahasia Keberlimpahan dan Kekayaan</title>
		<link>http://ferli.net/rahasia-keberlimpahan-dan-kekayaan</link>
		<comments>http://ferli.net/rahasia-keberlimpahan-dan-kekayaan#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 12:18:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ferli Deni Iskandar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hakikat]]></category>
		<category><![CDATA[Imajinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Law of Attraction]]></category>
		<category><![CDATA[Niat]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ferli.net/?p=139</guid>
		<description><![CDATA[Perbedaan antara yang kaya dan yang miskin tidak terletak pada jumlah uang yang mereka miliki, tapi pada cara mereka berpikir, berbicara, dan bertindak. Cara Anda berpikirlah yang menciptakan dunia batin Anda, sementara cara Anda berbicara dan bertindak menciptakan dunia lahiriah Anda. Jika Anda ingin sungguh-sungguh kaya, Anda harus sepenuhnya selaras dalam pemikiran, ucapan, dan tindakan. [...]
Tulisan-tulisan terkait:<ol>
<li><a href='http://ferli.net/menyesali-hari-esok' rel='bookmark' title='Menyesali Hari Esok'>Menyesali Hari Esok</a> <small>Penulis menjelaskan cara visualisasi yang benar, yaitu dengan membayangkan keinginan Anda terjadi di saat ini, alih-alih di masa depan....</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/dalih-dalih-lemah' rel='bookmark' title='Dalih-dalih Lemah'>Dalih-dalih Lemah</a> <small>Dalih adalah kebohongan yang kita buat untuk menghindari berhadapan dengan kebenaran yang tak nyaman. Tetapi selama kita masih mempercayai dalih-dalih...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/posting-100-hari-bill-fitz-patricks-how-americans-get-rich' rel='bookmark' title='Posting 100 Hari Bill Fitz Patrick&#8217;s &#8220;How Americans Get Rich&#8221;'>Posting 100 Hari Bill Fitz Patrick&#8217;s &#8220;How Americans Get Rich&#8221;</a> <small>Mulai hari ini saya akan melakukan sebuah eksperimen (kecil) yang saya harapkan hasilnya menarik. Saya ingin melakukan posting secara teratur...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/biarkan-kenyataan-bicara' rel='bookmark' title='biarkan kenyataan bicara'>biarkan kenyataan bicara</a> <small>(baru saja menemukan kembali sebuah tulisan saya sendiri di milis &#8211; tertanggal 28 juli 2001, lumayan untuk jadi kenang-kenangan) gini....</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/kau-pikir-siapakah-diriku' rel='bookmark' title='Kau Pikir Siapakah Diriku?'>Kau Pikir Siapakah Diriku?</a> <small>Aku bukanlah namaku. Aku bukanlah jabatanku. Aku bukanlah statusku. Aku bukanlah pendidikanku. Aku bukanlah hartabendaku. Aku bukanlah keberhasilanku. Aku bukanlah...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/engkau-berasal-dari-cinta' rel='bookmark' title='Engkau Berasal dari Cinta'>Engkau Berasal dari Cinta</a> <small>Engkau berasal dari Cinta, tapi engkau lupa. Ketahuilah: tak ada yang perlu engkau lakukan supaya layak Cinta. Engkau hanya perlu...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/anda-tahu-atau-pernah-mimpi-lusid-cobain-deh' rel='bookmark' title='Anda Tahu atau Pernah Mimpi Lusid? Cobain deh &#8230;'>Anda Tahu atau Pernah Mimpi Lusid? Cobain deh &#8230;</a> <small>Saya gak tau persis apa padanan Bahasa Indonesia yang tepat dari &#8220;Lucid Dreaming&#8220;, so dengan semangat &#8220;kebebasan berekspresi dan mengasimilasi...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/ketika-tuhan-mencipta-indonesia' rel='bookmark' title='Ketika Tuhan Mencipta Indonesia &#8230;'>Ketika Tuhan Mencipta Indonesia &#8230;</a> <small>Suatu hari Tuhan tersenyum puas melihat sebuah planet yang baru saja diciptakan-Nya. Malaikat pun bertanya, "Apa yang baru saja Engkau...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/kemalasan-adalah-penggerak-segala-kemajuan' rel='bookmark' title='Kemalasan Adalah Penggerak Segala Kemajuan'>Kemalasan Adalah Penggerak Segala Kemajuan</a> <small>Ada satu slogan unik yang masih terngiang-ngiang: &#8220;Lazyness drives all progress in the world&#8220;, alias &#8220;Kemalasan adalah penggerak segala kemajuan...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/allah-rahman-allah-rahim-allahu-ya-ghafar-ya-nurul-qolbi' rel='bookmark' title='Allah Rahman, Allah Rahim, Allahu ya Ghafar ya Nurul Qolbi'>Allah Rahman, Allah Rahim, Allahu ya Ghafar ya Nurul Qolbi</a> <small>Lagu &#8220;Cahaya Hati&#8221; dari Opick ini belum pernah gagal membuat mata saya basah setiap kali mendengar &#8220;pekikan&#8221; kalimat ini: Allah...</small></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Perbedaan antara yang kaya dan yang miskin tidak terletak pada jumlah uang yang mereka miliki, tapi pada cara mereka berpikir, berbicara, dan bertindak. Cara Anda berpikirlah yang menciptakan dunia batin Anda, sementara cara Anda berbicara dan bertindak menciptakan dunia lahiriah Anda.</p>
<p>Jika Anda ingin sungguh-sungguh kaya, Anda harus sepenuhnya selaras dalam pemikiran, ucapan, dan tindakan. Ketiadaan keselarasan menciptakan ketiadaan kekayaan. Orang miskin mengekspresikan keberkekurangan dalam setiap hal sementara orang kaya mengekspresikan keberlimpahan.</p>
<p>Unsur-unsur di sekeliling Anda mempengaruhi kesadaran Anda. Segala sesuatu yang Anda lihat di sekeliling akan menciptakan kesan bawah-sadar tentang ide kemiskinan atau kekayaan. Semakin berantakan apa-apa yang Anda miliki, semakin Anda merasa berkekurangan. Bila Anda mempertahankan lambang-lambang keberlimpahan di sekeliling Anda, pikiran bawah-sadar Anda akan terus-menerus memperoleh gagasan tentang keberlimpahan. Dengan membuat diri sendiri merasakan keberlimpahan, Anda akan menjalarkan kondisi keberlimpahan ke dalam kenyataan.</p>
<p>Paparan keberlimpahan dalam pikiran bawah-sadar menciptakan kondisi keberlimpahan. Melihat keberlimpahan dalam satu bidang kehidupan Anda akan menciptakan pergeseran mental dan memungkinkan Anda mulai melihat dan merasa keberlimpahan lebih dalam bidang lain hidup Anda. Apa pun hal yang membuat Anda saat ini merasa kaya dan berkuasa, terus ciptakan hal itu. Gunakan hal itu untuk mempengaruhi bidang-bidang kehidupan Anda yang lain. Kunci untuk melihat lebih banyak keberlimpahan adalah dengan lebih sadar tentang hal itu sehingga pikiran bawah-sadar Anda terpapar sebanyak mungkin dengan realitas keberlimpahan.</p>
<p>Tindakan Anda menciptakan kesan bawah-sadar kekayaan atau kemiskinan. Dengan memilih untuk membeli produk berkualitas terbaik, Anda menyatakan bahwa Anda berharga, bahwa Anda juga terbaik. Bawah-sadar Anda akan mempercayai hal ini melalui tindakan Anda dan menciptakan kondisi hidup yang mencerminkan keadaan pikiran. Untuk mewujudkan kekayaan, Anda harus mulai hidup seolah Anda sudah menjadi kaya. Ini tidak berarti Anda belanja berlebihan, tapi artinya Anda berbelanja untuk hal-hal yang membuat Anda sungguh-sungguh bahagia.</p>
<p><strong>Rahasia Terbesar Kehidupan dan Realitas<br />
</strong><br />
Ada peralatan fisik dan metafisik untuk memperoleh kekayaan. Untuk menarik uang, Anda harus menjadi magnet uang. Peralatan fisik untuk memperoleh kekayaan adalah dengan menciptakan bisnis dan sistem yang menghasilkan uang. Proses metafisik untuk menarik kekayaan adalah apa-apa yang menghasilkan penjualan dan pendapatan ketika segala sesuatu yang lain dibiarkan tetap. Hal itulah yang paling menentukan perbedaan dalam hasil yang diperoleh orang-orang yang bertindak dengan cara serupa &#8230;</p>
<p>Dua orang yang melakukan tindakan fisik yang sama untuk menciptakan kekayaan mungkin memperoleh hasil yang sangat berbeda, karena mereka melakukan proses metafisika yang berbeda. Alam semesta yang Anda lihat adalah konstruksi mental, dan karenanya Anda dapat mempengaruhi &#8216;realitas&#8217; Anda sendiri melalui penggunaan imajinasi. Orang yang kaya mampu menghasilkan lebih banyak dengan usaha lebih sedikit dengan cara yang lebih mudah karena mereka melakukan kerja lebih banyak dalam hal mental ketimbang fisik. Kesadaran kekayaan adalah yang menentukan apakah tindakan Anda akan menghasilkan kesejahteraan.</p>
<p>Dunia lahiriah Anda selalu dalam pengaruh dunia batiniah Anda. Sebagian orang tampaknya timbul-tenggelam tanpa mampu lepas landas dalam penciptaan kekayaan karena mereka membiarkan diri sendiri merasa terkadang kaya dan terkadang miskin tergantung hasil yang mereka peroleh. Bila Anda ingin lepas landas, Anda harus menghentikan perasaan naik-turun itu. Cara untuk melakukan ini adalah dengan transendensi. Anda hanya menggunakan hal-hal eksternal untuk memperkuat perasaan kekayaan Anda, tapi dalam batin Anda, Anda senantiasa merasa kaya.</p>
<p>Jadi rahasia kekayaan adalah kesadaraan kekayaan.</p>
<p>Supaya mengalami keberlimpahan, Anda harus juga berlimpah. Keberlimpahan adalah sifat sejati Anda, dan bila Anda berpikir, bertindak dan hidup sesuai itu, Anda akan mewujudkan keberlimpahan. Orang dengan mentalitas kaya menjadi semakin kaya sementara yang mentalnya miskin semakin miskin. Akumulasi kekayaan material bermulai dari kesadaran kekayaan. Mengejar pengembangan spiritual sebelum mengejar penciptaan kekayaan adalah kunci untuk memperoleh kekayaan lahir dan batin. Yang lahir mencerminkan yang batin &#8230;</p>
<p>Rahasia dari rahasia adalah kesadaran akan rahasia. Kebenaran sejati kehidupan bukanlah rahasia, tapi mereka tersembunyi dari pandangan kita karena gagasan usang tentang diri kita dan hubungan kita dengan dunia &#8216;di luar sana&#8217;. Dengan berpikir tentang pencarian kebenaran sebagai pencarian tentang rahasia, kita menyemangati pikiran bawah-sadar kita untuk berburu harta karun. Harta karun terbesar dalam dunia ini adalah kebijakan, dan hidup dijalani sebagai permainan perburuan harta karun. Harta karun harus disyukuri dan ketika Anda berpikir tentang kebenaran sebagai rahasia, cara pikir penuh syukur ini akan menarik rahasia-rahasia ini pada Anda &#8230;</p>
<p>diterjemahkan dari: http://www.mindwaves.co.uk/article_44.htm</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://ferli.net/rahasia-keberlimpahan-dan-kekayaan" /></p><p>Tulisan-tulisan terkait:<ol>
<li><a href='http://ferli.net/menyesali-hari-esok' rel='bookmark' title='Menyesali Hari Esok'>Menyesali Hari Esok</a> <small>Penulis menjelaskan cara visualisasi yang benar, yaitu dengan membayangkan keinginan Anda terjadi di saat ini, alih-alih di masa depan....</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/dalih-dalih-lemah' rel='bookmark' title='Dalih-dalih Lemah'>Dalih-dalih Lemah</a> <small>Dalih adalah kebohongan yang kita buat untuk menghindari berhadapan dengan kebenaran yang tak nyaman. Tetapi selama kita masih mempercayai dalih-dalih...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/posting-100-hari-bill-fitz-patricks-how-americans-get-rich' rel='bookmark' title='Posting 100 Hari Bill Fitz Patrick&#8217;s &#8220;How Americans Get Rich&#8221;'>Posting 100 Hari Bill Fitz Patrick&#8217;s &#8220;How Americans Get Rich&#8221;</a> <small>Mulai hari ini saya akan melakukan sebuah eksperimen (kecil) yang saya harapkan hasilnya menarik. Saya ingin melakukan posting secara teratur...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/biarkan-kenyataan-bicara' rel='bookmark' title='biarkan kenyataan bicara'>biarkan kenyataan bicara</a> <small>(baru saja menemukan kembali sebuah tulisan saya sendiri di milis &#8211; tertanggal 28 juli 2001, lumayan untuk jadi kenang-kenangan) gini....</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/kau-pikir-siapakah-diriku' rel='bookmark' title='Kau Pikir Siapakah Diriku?'>Kau Pikir Siapakah Diriku?</a> <small>Aku bukanlah namaku. Aku bukanlah jabatanku. Aku bukanlah statusku. Aku bukanlah pendidikanku. Aku bukanlah hartabendaku. Aku bukanlah keberhasilanku. Aku bukanlah...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/engkau-berasal-dari-cinta' rel='bookmark' title='Engkau Berasal dari Cinta'>Engkau Berasal dari Cinta</a> <small>Engkau berasal dari Cinta, tapi engkau lupa. Ketahuilah: tak ada yang perlu engkau lakukan supaya layak Cinta. Engkau hanya perlu...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/anda-tahu-atau-pernah-mimpi-lusid-cobain-deh' rel='bookmark' title='Anda Tahu atau Pernah Mimpi Lusid? Cobain deh &#8230;'>Anda Tahu atau Pernah Mimpi Lusid? Cobain deh &#8230;</a> <small>Saya gak tau persis apa padanan Bahasa Indonesia yang tepat dari &#8220;Lucid Dreaming&#8220;, so dengan semangat &#8220;kebebasan berekspresi dan mengasimilasi...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/ketika-tuhan-mencipta-indonesia' rel='bookmark' title='Ketika Tuhan Mencipta Indonesia &#8230;'>Ketika Tuhan Mencipta Indonesia &#8230;</a> <small>Suatu hari Tuhan tersenyum puas melihat sebuah planet yang baru saja diciptakan-Nya. Malaikat pun bertanya, "Apa yang baru saja Engkau...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/kemalasan-adalah-penggerak-segala-kemajuan' rel='bookmark' title='Kemalasan Adalah Penggerak Segala Kemajuan'>Kemalasan Adalah Penggerak Segala Kemajuan</a> <small>Ada satu slogan unik yang masih terngiang-ngiang: &#8220;Lazyness drives all progress in the world&#8220;, alias &#8220;Kemalasan adalah penggerak segala kemajuan...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/allah-rahman-allah-rahim-allahu-ya-ghafar-ya-nurul-qolbi' rel='bookmark' title='Allah Rahman, Allah Rahim, Allahu ya Ghafar ya Nurul Qolbi'>Allah Rahman, Allah Rahim, Allahu ya Ghafar ya Nurul Qolbi</a> <small>Lagu &#8220;Cahaya Hati&#8221; dari Opick ini belum pernah gagal membuat mata saya basah setiap kali mendengar &#8220;pekikan&#8221; kalimat ini: Allah...</small></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ferli.net/rahasia-keberlimpahan-dan-kekayaan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menguji Law of Attraction dengan Metoda Ilmiah</title>
		<link>http://ferli.net/menguji-law-of-attraction-dengan-metoda-ilmiah</link>
		<comments>http://ferli.net/menguji-law-of-attraction-dengan-metoda-ilmiah#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Feb 2008 17:53:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ferli Deni Iskandar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[Law of Attraction]]></category>
		<category><![CDATA[Metoda Ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pengujian]]></category>
		<category><![CDATA[Scientific Method]]></category>
		<category><![CDATA[Testing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ferli.net/2008/02/09/menguji-law-of-attraction-dengan-metoda-ilmiah/</guid>
		<description><![CDATA[Di Milis Profec (theprofec [at] yahoogroups.com, thread http://finance.groups.yahoo.com/group/TheProfec/message/23896), Pak Susanto Salim mengajukan saran untuk menguji secara ilmiah Law of Attraction sebagai berikut: &#8220;Sebenarnya tidak rumit jika kita memang ingin menguji teori motivasi ala LOA. Cukup kumpulkan pakar LOA, minta mereka bikin metode pelatihan dan definisi yang jelas, terus bikin dua grup yang dipilih secara acak. [...]
Tulisan-tulisan terkait:<ol>
<li><a href='http://ferli.net/penjelasan-tak-terlalu-ilmiah-tentang-law-of-attraction' rel='bookmark' title='Penjelasan (Tak Terlalu) Ilmiah tentang Law of Attraction'>Penjelasan (Tak Terlalu) Ilmiah tentang Law of Attraction</a> <small>Apakah ada sesuatu yang bisa kita pelajari dari kontroversi ilmiah (atau tak imiah) tentang Law of Attraction? LoA menjadi topik...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/waktu-satu-ketika-yang-abadi' rel='bookmark' title='Waktu: Satu Ketika yang Abadi'>Waktu: Satu Ketika yang Abadi</a> <small>Ketika kita berpikir atau mengingat tentang masa lalu, yakinkah kita bahwa masa lalu itu ada dan riil? Ingatan kita tentang...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/biarkan-kenyataan-bicara' rel='bookmark' title='biarkan kenyataan bicara'>biarkan kenyataan bicara</a> <small>(baru saja menemukan kembali sebuah tulisan saya sendiri di milis &#8211; tertanggal 28 juli 2001, lumayan untuk jadi kenang-kenangan) gini....</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/anda-tahu-atau-pernah-mimpi-lusid-cobain-deh' rel='bookmark' title='Anda Tahu atau Pernah Mimpi Lusid? Cobain deh &#8230;'>Anda Tahu atau Pernah Mimpi Lusid? Cobain deh &#8230;</a> <small>Saya gak tau persis apa padanan Bahasa Indonesia yang tepat dari &#8220;Lucid Dreaming&#8220;, so dengan semangat &#8220;kebebasan berekspresi dan mengasimilasi...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/tidak-ada-kemuliaan-intrinsik-pada-konsep-perjuangan' rel='bookmark' title='Tidak Ada Kemuliaan Intrinsik Pada Konsep &#8220;Perjuangan&#8221;'>Tidak Ada Kemuliaan Intrinsik Pada Konsep &#8220;Perjuangan&#8221;</a> <small>Menanggapi status seseorang di Facebook, saya menulis ini: Tidak ada kemuliaan intrinsik pada konsep &#8220;perjuangan&#8221;. Alam tidak berjuang utk eksis....</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/komunikasi-politik-sby-tinggalkan-verbalisme' rel='bookmark' title='Komunikasi Politik SBY: Tinggalkan Verbalisme'>Komunikasi Politik SBY: Tinggalkan Verbalisme</a> <small>Seandainya SBY bilang &#8220;Sudah 7 tahun gaji saya tidak naik&#8221; pada tahun 2004, reaksi masyarakat akan sangat berbeda dibandingkan yang...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/kemalasan-adalah-penggerak-segala-kemajuan' rel='bookmark' title='Kemalasan Adalah Penggerak Segala Kemajuan'>Kemalasan Adalah Penggerak Segala Kemajuan</a> <small>Ada satu slogan unik yang masih terngiang-ngiang: &#8220;Lazyness drives all progress in the world&#8220;, alias &#8220;Kemalasan adalah penggerak segala kemajuan...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/dalih-dalih-lemah' rel='bookmark' title='Dalih-dalih Lemah'>Dalih-dalih Lemah</a> <small>Dalih adalah kebohongan yang kita buat untuk menghindari berhadapan dengan kebenaran yang tak nyaman. Tetapi selama kita masih mempercayai dalih-dalih...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/rahasia-keberlimpahan-dan-kekayaan' rel='bookmark' title='Rahasia Keberlimpahan dan Kekayaan'>Rahasia Keberlimpahan dan Kekayaan</a> <small>Perbedaan antara yang kaya dan yang miskin tidak terletak pada jumlah uang yang mereka miliki, tapi pada cara mereka berpikir,...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/engkau-berasal-dari-cinta' rel='bookmark' title='Engkau Berasal dari Cinta'>Engkau Berasal dari Cinta</a> <small>Engkau berasal dari Cinta, tapi engkau lupa. Ketahuilah: tak ada yang perlu engkau lakukan supaya layak Cinta. Engkau hanya perlu...</small></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di Milis Profec (theprofec [at] yahoogroups.com, <em>thread</em> http://finance.groups.yahoo.com/group/TheProfec/message/23896), Pak Susanto Salim mengajukan saran untuk menguji secara ilmiah <em>Law of Attraction</em> sebagai berikut:</p>
<p><em>&#8220;Sebenarnya tidak rumit jika kita memang ingin menguji teori motivasi ala LOA. Cukup kumpulkan pakar LOA, minta mereka bikin metode pelatihan dan definisi yang jelas, terus bikin dua grup yang dipilih secara acak. Kelompok satu adalah yang mendapat teori dan mempraktekan LOA dan kelompok dua adalah kelompok kontrol (dalam arti menjalani hidup seperti biasa, tidak mendapat training LOA). Kemudian buat seperangkat parameter yang bisa diukur untuk menunjukkan kelompok mana yang lebih oke seiring dengan berjalannya waktu.</em></p>
<p><em>Jika sesuatu tidak bisa diukur atau diteliti dampaknya, bagaimana kita tahu bahwa sesuatu itu benar2 bekerja/membawa hasil? Dan kalau definisinya aja beda antara orang yang satu dengan yang lain, bagaimana bisa diukur?</em></p>
<p><em>btw, dalam film the secret salah satu guru mengatakan bahwa LOA itu kayak hukum gravitasi, dalam arti kalau pun Anda tidak percaya si hukum akan tetap bekerja. Seperti gravitasi, meski Anda gak percaya adanya gravitasi, tetap wae Anda akan jatuh ke bawah (terikat hukum gravitasi).&#8221;<br />
</em></p>
<p>Pendapat saya, menguji kesahihan LoA menggunakan metoda <span style="font-style: italic">scientific control</span> seperti yang dianjurkan di atas, saya kuatir, tidaklah sesederhana yang kita bayangkan &#8230;</p>
<p><span style="font-weight: bold">Kesulitan Pertama: LoA Tidak Bisa &#8220;Dilatihkan&#8221;</span><br style="font-weight: bold" /><br />
LoA menurut saya bukanlah suatu teori motivasi yang bisa dilatihkan dan dipraktekkan, tapi lebih merupakan (bagian dari) suatu sistem kepercayaan atau sistem kesadaran.</p>
<p>Mengapa? Karena kita bisa saja mengetahui dan terampil tentang LoA (keadaan di tingkat intelektual), tapi sambil tetap tidak percaya (keadaan di tingkat emosional-spiritual). Bisa juga sebaliknya: kita tidak mengenal apa itu LoA tapi sesungguhnya sistem kepercayaan kita sehari-hari sudah secara otomatis menerapkan LoA.</p>
<p>Untuk menggunakan LoA, pendukung terpentingnya bukanlah &#8220;pengetahuan&#8221; atau &#8220;keterampilan&#8221; tentang LoA, tapi &#8220;niat&#8221; atau &#8220;keputusan&#8221; untuk percaya tentang pola kesadaran LoA (atau apa pun namanya).</p>
<p>Secara singkat, LoA adalah fenomena kesadaran kepercayaan, bukan pengetahuan.</p>
<p><span style="font-weight: bold">Kesulitan Kedua: &#8220;Penerapan LoA&#8221; Tidak Bisa Diamati dari Luar</span></p>
<p>Kepercayaan pada LoA adalah keadaan yang terjadi dalam kesadaran kita. Siapakah yang bisa mengamati keadaan kesadaran kita yang sesungguhnya, selain kesadaran kita sendiri?</p>
<p>Katakanlah Kelompok A adalah kelompok yang &#8220;dilatihkan&#8221; LoA <span style="font-style: italic">(treatment group) </span>dan Kelompok B adalah kelompok yang &#8220;tidak dilatihkan&#8221; LoA <span style="font-style: italic">(control group)</span>, pertanyaannya: bagaimana kita mengamati keadaan kesadaran Kelompok A dan Kelompok B? Yang bisa kita amati hanyalah ucapan dan tindakan mereka, tapi ucapan dan tindakan belum tentu konsisten, bahkan bisa jadi bertentangan dengan kepercayaan terdalam yang ada di kesadaran mereka.</p>
<p>Di sini kita menghadapi kesulitan mengamati atau mengukur kesadaran, karena satu-satunya alat ukur atau alat pengamatan untuk kesadaran, adalah kesadaran itu sendiri.</p>
<p>Mengamati kesadaran dengan kesadaran, adalah sama seperti halnya mengamati energi dengan energi, atau mengamati materi dengan materi. Hal itu bisa dilakukan, tapi tidak bisa tanpa adanya disturbansi atau gangguan pada sasaran atau objek pengamatan, yang akhirnya membuat hasil pengamatan kita juga tidak sahih (<span style="font-style: italic">corrupted</span>).</p>
<p>Bayangkanlah komplikasinya mengamati api <strong>hanya </strong>dengan api sendiri sebagai alat ukur, atau mengamati batu <strong>hanya </strong>menggunakan batu (perhatikan, &#8220;hanya&#8221; di situ artinya betul-betul &#8220;hanya&#8221;, artinya lagi, tidak ada alat pengamatan lain yang digunakan, bahkan tidak juga panca indra kita).</p>
<p>Begitu jugalah komplikasinya kalau kita mau mengamati kesadaran, karena satu-satunya alat pengamatan kita untuk kesadaran adalah kesadaran itu sendiri.</p>
<p>Pertanyaan Pak Susanto Salim: <em>&#8220;Jika sesuatu tidak bisa diukur atau diteliti dampaknya, bagaimana kita tahu bahwa sesuatu itu benar2 bekerja/membawa hasil? Dan kalau definisinya aja beda antara orang yang satu dengan yang lain, bagaimana bisa diukur?&#8221;</em></p>
<p>Tanggapan saya: &#8220;Apakah kita bisa mengamati atau mengukur kesadaran kita secara objektif? Kalau iya, bagaimanakah caranya (sains dewasa ini hanya mampu mengamati sinyal otak, bukan mengamati kesadaran)? Kalau tidak, mengapa tetap saja kesadaran ini ada dan bekerja? Apakah ada definisi objektif tentang &#8216;kesadaran&#8217; yang lepas dari kesadaran itu sendiri?&#8221;<br />
<span style="font-weight: bold"></span><br />
Pernyataan Pak Susanto Salim: <em>&#8220;Dalam film The Secret salah satu guru mengatakan bahwa LoA itu kayak hukum gravitasi, dalam arti kalau pun Anda tidak percaya si hukum akan tetap bekerja. Seperti gravitasi, meski Anda gak percaya adanya gravitasi, tetap wae Anda akan jatuh ke bawah (terikat hukum gravitasi)&#8221;</em>.</p>
<p>Tanggapan saya: &#8220;Meski kita tidak percaya LoA, LoA tetap bekerja. Sungguh. Katakanlah kita tidak percaya bahwa pikiran dan keyakinan kita tidak akan menjadi kenyataan, maka ketika pikiran dan keyakinan kita itu tidak menjadi kenyataan, itu adalah bukti bahwa LoA bekerja: bahwa apa pun yang kita percayai akan menjadi kenyataan, <em><strong>termasuk kepercayaan akan ketidakpercayaan terhadap LoA</strong></em>.&#8221;</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://ferli.net/menguji-law-of-attraction-dengan-metoda-ilmiah" /></p><p>Tulisan-tulisan terkait:<ol>
<li><a href='http://ferli.net/penjelasan-tak-terlalu-ilmiah-tentang-law-of-attraction' rel='bookmark' title='Penjelasan (Tak Terlalu) Ilmiah tentang Law of Attraction'>Penjelasan (Tak Terlalu) Ilmiah tentang Law of Attraction</a> <small>Apakah ada sesuatu yang bisa kita pelajari dari kontroversi ilmiah (atau tak imiah) tentang Law of Attraction? LoA menjadi topik...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/waktu-satu-ketika-yang-abadi' rel='bookmark' title='Waktu: Satu Ketika yang Abadi'>Waktu: Satu Ketika yang Abadi</a> <small>Ketika kita berpikir atau mengingat tentang masa lalu, yakinkah kita bahwa masa lalu itu ada dan riil? Ingatan kita tentang...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/biarkan-kenyataan-bicara' rel='bookmark' title='biarkan kenyataan bicara'>biarkan kenyataan bicara</a> <small>(baru saja menemukan kembali sebuah tulisan saya sendiri di milis &#8211; tertanggal 28 juli 2001, lumayan untuk jadi kenang-kenangan) gini....</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/anda-tahu-atau-pernah-mimpi-lusid-cobain-deh' rel='bookmark' title='Anda Tahu atau Pernah Mimpi Lusid? Cobain deh &#8230;'>Anda Tahu atau Pernah Mimpi Lusid? Cobain deh &#8230;</a> <small>Saya gak tau persis apa padanan Bahasa Indonesia yang tepat dari &#8220;Lucid Dreaming&#8220;, so dengan semangat &#8220;kebebasan berekspresi dan mengasimilasi...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/tidak-ada-kemuliaan-intrinsik-pada-konsep-perjuangan' rel='bookmark' title='Tidak Ada Kemuliaan Intrinsik Pada Konsep &#8220;Perjuangan&#8221;'>Tidak Ada Kemuliaan Intrinsik Pada Konsep &#8220;Perjuangan&#8221;</a> <small>Menanggapi status seseorang di Facebook, saya menulis ini: Tidak ada kemuliaan intrinsik pada konsep &#8220;perjuangan&#8221;. Alam tidak berjuang utk eksis....</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/komunikasi-politik-sby-tinggalkan-verbalisme' rel='bookmark' title='Komunikasi Politik SBY: Tinggalkan Verbalisme'>Komunikasi Politik SBY: Tinggalkan Verbalisme</a> <small>Seandainya SBY bilang &#8220;Sudah 7 tahun gaji saya tidak naik&#8221; pada tahun 2004, reaksi masyarakat akan sangat berbeda dibandingkan yang...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/kemalasan-adalah-penggerak-segala-kemajuan' rel='bookmark' title='Kemalasan Adalah Penggerak Segala Kemajuan'>Kemalasan Adalah Penggerak Segala Kemajuan</a> <small>Ada satu slogan unik yang masih terngiang-ngiang: &#8220;Lazyness drives all progress in the world&#8220;, alias &#8220;Kemalasan adalah penggerak segala kemajuan...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/dalih-dalih-lemah' rel='bookmark' title='Dalih-dalih Lemah'>Dalih-dalih Lemah</a> <small>Dalih adalah kebohongan yang kita buat untuk menghindari berhadapan dengan kebenaran yang tak nyaman. Tetapi selama kita masih mempercayai dalih-dalih...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/rahasia-keberlimpahan-dan-kekayaan' rel='bookmark' title='Rahasia Keberlimpahan dan Kekayaan'>Rahasia Keberlimpahan dan Kekayaan</a> <small>Perbedaan antara yang kaya dan yang miskin tidak terletak pada jumlah uang yang mereka miliki, tapi pada cara mereka berpikir,...</small></li>
<li><a href='http://ferli.net/engkau-berasal-dari-cinta' rel='bookmark' title='Engkau Berasal dari Cinta'>Engkau Berasal dari Cinta</a> <small>Engkau berasal dari Cinta, tapi engkau lupa. Ketahuilah: tak ada yang perlu engkau lakukan supaya layak Cinta. Engkau hanya perlu...</small></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ferli.net/menguji-law-of-attraction-dengan-metoda-ilmiah/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

