Setau saya, kode yang anda sebutkan tersebut memang harus dimasukkan ke bagian footer, sebagaimana halnya dengan wp_header(), sebab disitulah plugin-plugin biasanya menyisipkan kode mereka. Mungkin pihak Design Disease kelupaan (positive thinking), sebab rasanya kalo sengaja ya tidak mungkin mengingat nama besar mereka.
BTW, plugin opt-in anda sungguh terasa mengganggu bagi saya yang baru pertama kali berkunjung kesini….. Juga keharusan untuk registrasi agar bisa berkomentar…. (Tapi toh saya lakukan juga)
Isilah form di bawah untuk berlangganan blog ini dan saya akan mengabari Anda setiap kali ada tulisan atau perangkat lunak gratis baru, seperti Glosarium dan Kamus Besar Bahasa Indonesia.
Wordpress Stats | Menghidupkan Kembali Statistik Pengunjung Blog Wordpress
January 31st, 2010 at 3:33 pmSetau saya, kode yang anda sebutkan tersebut memang harus dimasukkan ke bagian footer, sebagaimana halnya dengan wp_header(), sebab disitulah plugin-plugin biasanya menyisipkan kode mereka. Mungkin pihak Design Disease kelupaan (positive thinking), sebab rasanya kalo sengaja ya tidak mungkin mengingat nama besar mereka.
BTW, plugin opt-in anda sungguh terasa mengganggu bagi saya yang baru pertama kali berkunjung kesini….. Juga keharusan untuk registrasi agar bisa berkomentar…. (Tapi toh saya lakukan juga)